Iklan

Kjokkenmoddinger: Pengertian Dan Fungsinya Lengkap

Kjokkenmoddinger: Pengertian Dan Fungsinya Lengkap
Kjokkenmoddinger atau midden, juga dikenal sebagai sampah dapur, atau tumpukan kerang ialah sebuah tempat pembuangan sampah lokal untuk limbah domestik yang mungkin terdiri dari tulang hewan, cangkang moluska, dan artefak serta ekofak lainnya yang terkait dengan pekerjaan insan pada masa lampau.

Kjokkenmoddinger di Argentina
Kjokkenmoddinger ditemukan di seluruh dunia, di sepanjang garis pantai, tempat di mana aneka macam kerang ditemukan. Meskipun kjokkenmoddinger juga berasal dari hampir semua prasejarah, banyak kjokkenmoddinger berasal dari Periode Mesolitikum Akhir.

Periode Mesolitikum ialah masa-masa yang menarik. Orang-orang intinya masih pemburu-pengumpul, tetapi pada ketika itu mereka sudah ada yang menetap, berfokus pada sumber kuliner dan sumber daya kehidupan yang lebih luas. Salah satu cara yang sering dipakai untuk diversifikasi kuliner ialah bergantung pada kerang sebagai sumber kuliner yang cukup gampang ditemukan.

Kjokkenmoddinger telah ditemukan semenjak zaman prasejarah di aneka macam lokasi di seluruh dunia. Isinya meliputi sisa makanan, peralatan, dan tembikar, yang semuanya menawarkan gosip berharga, kadang kala satu-satunya yang tersedia mengenai masyarakat insan di masa lalu.

Studi wacana kjokkenmoddinger sangat memperkaya pemahaman kita wacana umat insan dalam sejarah.


Etimologi

Istilah Kjokkenmoddinger berasal dari bahasa Denmark, kjokken yang berarti dapur dan modding yang berarti sampah. Jadi, dapat diartikan bahwa kjokkenmoddinger ialah "timbunan sampah dapur" yang terutama terdiri dari cangkang kerang.

Sedangkan kata Midden berasal dari Skandinavia melalui derivasi Inggris Tengah dan ketika ini dipakai oleh arkeolog di seluruh dunia untuk menggambarkan segala jenis fitur yang mengandung produk limbah yang berkaitan dengan kehidupan insan sehari-hari.

Sesuatu tersebut mungkin berupa lubang atau parit sekali pakai yang dibentuk dan dipakai oleh sekelompok nomaden dalam jangka waktu singkat atau jangka panjang, pembuangan yang ditunjuk dipakai oleh komunitas menetap yang terakumulasi (menumpuk) selama beberapa generasi.


Kjokkenmoddinger di Dunia

Kjokkenmoddinger ditemukan di zona pesisir di seluruh dunia. Sebagian besar terdiri dari cangkang moluska, mereka ditafsirkan sebagai produk limbah kuliner yang dimakan oleh kelompok nomaden atau kelompok berburu.

Whaleback Shell Midden
Whaleback Shell Midden, terletak di sisi timur Sungai Damariscotta di Maine, kjokkenmoddinger disini terutama terdiri dari cangkang tiram.

Kjokkenmoddinger lainnya terletak di muara di Damariscotta dan Newcastle. kjokkenmoddinger di kawasan ini terbentuk selama sekitar 1.000 tahun antara 200 SM hingga 1.000 M. Awalnya, timbunan Whaleback mempunyai panjang lebih dari 9,1 m, panjangnya lebih dari 500 m, dan lebarnya bervariasi mulai dari 400 m hingga 500 m.

East Chisenbury Midden
East Chisenbury Midden ialah referensi populer dari sampah dapur besar yang berasal dari milenium pertama SM. Kjokkenmoddinger ini terletak di Salisbury Plain di Inggris, gundukan sampah mengandung banyak lapisan watu api, arang, tulang, tembikar dan kotoran. Kjokkenmoddinger ini mempunyai ketinggian hingga 2,5 meter dan lebar 140 meter.

Emeryville Shellmound
Shellmound Emeryville, di Emeryville, California, ialah endapan deposit kerang arkeologi besar sekali (gelap, tanah sangat organik mengandung konsentrasi tinggi sisa-sisa kuliner sisa makanan, termasuk kerang ).

Itu ialah salah satu kompleks dari lima atau enam gundukan di sepanjang Temescal Creek, di pantai timur Teluk San Francisco antara Oakland dan Berkeley. Kjokkenmoddinger ini sudah ada sebelum kedatangan bangsa Eropa pada 1769, kelompok penduduk orisinil Amerika tinggal di tempat ini.

Awalnya dilaporkan ketinggian dari gundukkan ini lebih dari 18 m dan lebar 110 m. Gundukan itu membentuk sebuah bukit kecil, dan secara fisik terkait dengan beberapa gundukan yang berdekatan dengan tumpukan sampah yang lebih luas.

Green Mound
Green Mound ialah salah satu gundukan tempur Pre-Columbus terbesar di Amerika Serikat. Terletak di Ponce Inlet, Florida, puncak gundukan ialah elevasi tertinggi di kota kecil.

Gundukan ini diduga dibangun oleh penduduk orisinil Amerika pada selesai periode St. John's, atau sehabis 800 Masehi. Periode St. John's dicirikan oleh pengenalan kjokkenmoddinger dan gaya hidup yang lebih menetap, dan bukan nomaden. Kjokkenmoddinger itu dibangun dari kombinasi cangkang tiram, cangkang kerang, dan puing-puing lainnya.


Kjokkenmoddinger di Indonesia

Di Indonesia, kjokkenmoddinger ditemukan di sepanjang pantai timur Pulau Sumatera di antara Langsa di Aceh dan Medan, beberapa puluh kilometer dari laut
kini (dulunya tepi pantai).

Hal ini diteliti oleh Dr. P. V. van Stein Callenfels pada tahun 1925 dan berdasarkan penelitian yang dilakukannya, kehidupan insan pada ketika itu bergantung dari hasil menangkap siput dan kerang alasannya ialah ditemukan sampah kedua binatang tersebut setinggi 7 meter.

Sampah dengan ketinggian tersebut kemungkinan telah mengalami proses pembentukan cukup lama, yaitu mencapai ratusan bahkan ribuan tahun.

Di antara tumpukan sampah tersebut juga ditemukan watu penggiling beserta landasannya (pipisan) yang dipakai untuk menghaluskan cat merah.

Cat tersebut diperkirakan dipakai dalam program keagamaan atau ilmu sihir. Di tempat itu juga ditemukan banyak benda-benda kebudayaan menyerupai kapak genggam yang disebut pebble atau kapak genggam Sumatera (Sumeteralith) sesuai dengan tempat penemuannya. Kapak tersebut terbuat dari watu kali yang dibelah dua dan teksturnya masih kasar.

Kapak lain yang ditemukan pada zaman ini ialah bache courte (kapak pendek) yang berbentuk setengah bulat menyerupai kapak genggam atau chopper.

Berdasaran pecahan tengkorak dan gigi yang ditemukan pada Kjokkenmoddinger, diperkirakan bahwa insan yang hidup pada zaman mesolitikum ialah bangsa Papua Melanesoide (nenek moyang suku Irian dan Melanesoid).


Kesimpulan

Kjokkenmoddinger ialah tumpukan fosil yang biasanya berupa tumpukan kulit kerang yang membatu.

Sedangkan fungsi dari kjokkenmoddinger itu sendiri ialah sebagai bukti bahwa sebelum insan modern lahir, sudah ada kehidupan di bumi ini sehingga membuka fatwa para ilmuan dan menjadikan aneka macam rasa ingin tau sehingga kjokkenmoddinger tersebut dapat mempunyai kegunaan sebagai pengembangan ilmu pengetahuan untuk insan jaman modern ini.


Sumber:
> https://en.m.wikipedia.org/wiki/Midden
> https://id.m.wikipedia.org/wiki/Kjokkenmoddinger
> https://id.m.wikipedia.org/wiki/Mesolitikum
> http://www.newworldencyclopedia.org/entry/Midden
> https://www.thoughtco.com/archaeological-study-of-shell-middens-170122
> https://brainly.co.id/tugas/1282985
> Buku: Pengantar sejarah kebudayaan Indonesia 1 / R. Soekmono

Share This :