Iklan

Mengenal Pupuk Dan Klasifikasinya

Mengenal Pupuk Dan Klasifikasinya
Apakah anda mempunyai kebun/pekarangan?. Jika dia pastinya anda pernah atau rutin melaksanakan pemupukan agar
hasil budidaya menjadi bagus. Salah satu modal utama seorang petani semoga sanggup mendapat hasil yang anggun semoga mempunyai tanah yang subur. Kesuburan suatu tanah sangat bergantung pada banyak sedikitnya hara dalam tanah. Hara dalam tanah tidak selamanya ada dan sanggup mengalami kebocoran alasannya yaitu banyak sekali faktor. Oleh alasannya yaitu itu sistem kesuburan tanah harus dijaga dan ditingkatkan, salah satunya dengan cara pemupukan. 
Pupuk yaitu suatu materi yang dipakai untuk memperbaiki kesuburan tanah sedangkan pemupukan yaitu penambahan materi tertentu ke dalam tanah semoga tanah menjadi lebih subur. Dalam arti luas pemupukan termasuk penambahan bahan-bahan yang sanggup memperbaiki sifat-sifat tanah contohnya pinjaman pasir pada tanah liat, penambahan tanah mineral pada tanah organik, pengapuran dan sebagainya yang disebut ameliorasi. 
Klasifikasi pupuk telah banyak dilakukan oleh para jago untuk membedakan, jenis, materi asal dan cara/sifat kerjanya, yaitu:


Petani Sedang Mengolah Pupuk Kandang

 Klasifikasi pupuk berdasarkan sifat kerja:
1. Pupuk langsung: pupuk-pupuk yang mengandung unsur hara tumbuhan dan pengaruhnya eksklusif kepada tanaman, menyerupai pupuk N,P,K dan lain-lainnya, juga termasuk pupuk cair.
2. Pupuk tidak langsung; efek utama yaitu terhadap tanah, tetapi juga mengandung unsur hara, menyerupai pengapuran dan penambahan materi organik.
 Klasifikasi pupuk berdasarkan kecepatan kerja
1. Pupuk yang kerja cepat (fast acting/fast release): pengaruhnya cepat terlihat, contohnya pupuk yang bersifat higroskopis.
2. Pupuk yang kerja lambat (slow acting/slow release): pupuk-pupuk yang efektif hanya sehabis terjadi perubahan dalam tanah.
 Klasifikasi berdasarkan tipe senyawa kimia
1. Pupuk organik.
2. Pupuk anorganik atau pupuk mineral: mengandung satu atau lebih senyawa anorganik.
 Klasifikasi berdasarkan berdasarkan jumlah unsur hara
1. Pupuk tunggal: pupuk yang hanya mengandung satu macam unsur hara essensial.
2. Pupuk majemuk: pupuk yang mengandung beberapa unsur hara, teladan pupuk NPK.
 Klasifikasi berdasarkan jumlah yang dibutuhkan
1. Pupuk hara makro (major nutrient fertilizers): pupuk yang mengandung unsur hara makro, yaitu: N,P,K, Ca, Mg, S dan diberikan dalam jumlah yang lebih besar dibandingkan pupuk mikro.
2. Pupuk hara mikro: pupuk yang mengandung unsur mikro serta diharapkan dalam jumlah kecil.
 Klasifikasi berdasarkan keadaan fisik
1. Pupuk padat, contohnya: urea, TSP, KCl dan lain-lain.
2. Pupuk cair,
3. Pupuk gas; amoniak dan gas belerang.

Sumber dan Gambar:
Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Fak. Pertanian. UNHAS
disini
Share This :